Berumah di Universitas Abdurrab

Maret 27, 2017

Membuka dan mengawali tulisan pertama saya di tahun ini. Tentang kemana dan dimana saya selama ini terutama setelah pulang dari perantauan...

Fokus utama saya setelah menyelesaikan studi master pertengahan tahun kemarin adalah mencari kampus untuk tempat saya mengajar. Saya memang bercita-cita untuk menjadi seorang pengajar dan berbekal jenjang studi yang telah saya jalani, tentu menjadi seorang pengajar (dosen-red) adalah yang paling realistis bagi saya dan merupakan impian saya sejak dahulu. Walaupun sempat juga saya mencoba peluang lain seperti bekerja di Perusahaan. Hehe...

Setelah pulang ke Pekanbaru saya sempat mendatangi kampus almamater S1 saya dahulu dan bertemu dengan pembibing tugas akhir saya dahulu yang kebetulan menjabat sebagai petinggi Fakultas. Hasil kunjungan tersebut memberikan sinyal kalau untuk sementara waktu saya belum bisa menjadi pengajar disana dengan status yang jelas dan diakui :-)

Setelah itu saya kemudian menjalani masa-masa transisi dengan mencari tempat yang bersedia menerima saya. Saya kemudian bisa menjadi pengajar di Program Studi Kimia Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) setelah sebelumnya menghubungi seorang dosen disana yang dulu pernah satu lab dengan saya ketika mengerjakan tugas akhir. Beliau memberi tahu kalau ada beberapa mata kuliah yang bisa saya ampu dikarenakan disana juga keterbatasan tenaga pengajar. Dengan peluang itu akhirnya saya bisa menjalani profesi sebagai dosen untuk pertama kali di Kampus tersebut. Selama menjadi pengajar di UMRI, saya sempat memasukkan lamaran ke Universitas Abdurrab setelah mendapat informasi dari salah satu teman disana kalau ada kesempatan mengajar di salah satu program studi. Memang tidak ada jurusan kimia disana tapi ada dua program studi yang bisa saya jalani sebagai lulusan kimia yaitu Program Studi Analis Kesehatan dan Analis Farmasi dan Makanan. Tapi setelah itu tidak ada kabar selanjutnya dan saya sudah mengikhlaskan karena sepertinya saya tidak diterima.

Setelah sekian lama saya kemudian mendapat undangan untuk mengikuti seleksi menjadi pengajar tetap di Universitas Abdurrab pada akhir tahun 2016. Waktu itu sudah hampir satu semester saya menjadi pengajar di UMRI. Selama Januari 2017 saya kemudian mengikuti seleksi di Universitas Abdurrab. Setelah proses seleksi yang cukup panjang akhirnya saya dinyatakan diterima sebagai pengajar tetap di Program Studi Analis Farmasi dan Makanan (Anafarma). Saya kemudian menerima karena waktu itu saya berpikir untuk bisa segera menjadi pengajar tetap dan mendapat nomor induk dari DIKTI sehingga bisa mengakses berbagai kesempatan penelitian, hibah dan sebagainya serta kinerja saya mulai tercatat dalam angka kinerja dosen.
Kampus Universitas Abdurrab

Sekarang sudah berjalan menuju dua bulan saya mengabdi di Kampus yang berslogan ‘Selamatkan Generasi Melalui Pendidikan’ dan berciri khas warna merah putih ini. Saya kini berumah disini, Universitas Abdurrab...

Referensi:
Gambar: Koleksi foto fanspage Universitas Abdurrab, https://www.facebook.com/univrabID/photos/a.405902086418234.1073741828.403469783328131/426402791034830/?type=3&theater, diakses pada 27 Maret 2017.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images