Studi S2 di UGM

Februari 28, 2016

Saya mencoba menuliskan sedikit tahapan dan penjelasan untuk masuk dan melanjutkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada. Berhubung akhir-akhir ini cukup banyak teman ataupun adik kelas saya sewaktu S1 kemarin menanyakan gimana caranya masuk UGM. Sebenarnya UGM sudah menyediakan website resmi disini untuk memberikan semua informasi bagi yang berminat menuntut ilmu di Kampus ini. Saya khusus menuliskan tahapan untuk prodi saya di S2 Ilmu Kimia dan ini bisa berbeda dengan prodi lainnya.



[caption id="attachment_701" align="aligncenter" width="800"]gedung-pusat-kampus-ugm Gedung Pusat UGM[/caption]

Persyaratan dan pendaftaran





Mengenai persyaratan, kita sebagai calon mahasiswa harus menyiapkan berbagai berkas untuk mendaftar S2 di UGM. Yang harus dipahami adalah ada persyaratan yang ditetapkan oleh Universitas dan ada persyaratan yang ditetapkan oleh Program Studi. Persyaratan dari Universitas lebih kepada kelengkapan berkas-berkas administrasi. Dari berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh Universitas, saya hanya fokus pada dua aspek yaitu sertifikat TPA dan TOEFL. Mengapa saya hanya fokus pada 2 hal ini? Karena seringkali dua syarat ini yang menyebabkan gagalnya seseorang melanjutkan studi S2 di UGM. Persyaratan yang lain seperti IPK, surat rekomendasi dan sebagainya tidak perlu mengikuti ujian terlebih dahulu. Persyaratan TPA dan TOEFL, UGM menetapkan batas minimum yang mesti dicapai oleh calon mahasiswa. Untuk TPA minimal 500 dan TOEFL minimal 450. Ingat, nilai ini harus dicapai sebelum seseorang mendaftar. UGM memberikan kelonggaran kepada kita untuk memenuhi nilai ini. Untuk sertifikat TPA, kita bisa mengikuti tes TPA di Bappenas sebagai penyelenggara resmi di Indonesia. Selain itu, kita juga bisa mengikuti tes TPA yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi UGM yang namanya tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPs). Keuntungannya, selain lebih murah dibandingkan TPA Bappenas waktu tesnya juga ada setiap 2 pekan sekali. Untuk informasi dan pendaftaran PAPs bisa dilihat disini. Hal yang sama juga berlaku untuk sertifikat TOEFL. Kita bisa menggunakan berbagai sertifikat TOEFL resmi seperi ITP, IBT atau IELTS. Untuk calon mahasiswa yang sebelumnya ikut seleksi beasiswa, persyaratn TOEFL biasanya tidak terlalu menjadi masalah. UGM juga menyediakan layanan TOEFL untuk internal, namanya Academic Proficiency Test (AcEPT) yang diselenggarakan Pusat Bahasa UGM. Sama halanya dengan PAPs, biaya untuk AcEPT jauh lebih murah dibandingkan TOEFL resmi dan waktu tesnya ada setiap hari Rabu. Untuk informasi dan pendaftaran bisa dilihat disini. Sedangkan persyaratan yang ditetapkan Program Studi, untuk S2 Ilmu Kimia biasanya hanya diminta menyerahkan proposal rencana penelitian tesis nanti. Tidak harus detail tapi minimal sudah ada temanya. Saya dulu cukup setengah sampai satu lembar halaman menuliskannya. Selain itu, yang lebih penting adalah calon mahasiswa wajib lulus tes tertulis yang diadakan Prodi. Kapan waktunya? Biasanya akan diumumkan setelah menyelesaikan semua berkas pendaftaran via website resmi Prodi S2 Ilmu Kimia disini atau terkadang juga diumumkan via sms. Yang penting, sebagai calon mahasiswa Pascasarjana harus mulai rajin mencari dan membaca informasi. Itu mungkin sedikit penjelasan untuk persyaratan dan pendaftaran S2 Ilmu Kimia. Hal yang harus diingat adalah semua berkas pendaftaran dikirim ke Prodi tujuan kita. Bukan ke Rektorat apalagi ke Kantin, hehe J. Selain itu, persyaratan juga bisa berubah setiap tahunnya. Sekali lagi, baca dengan seksama petunjuknya di website resmi pendaftaran masuk UGM.



Kuliah di Prodi S2 Ilmu Kimia UGM



[caption id="attachment_702" align="aligncenter" width="800"]gedung-pasca-fmipa Gedung S2 dan S3 FMIPA UGM[/caption]

Disini saya tidak akan menceritakan bagaimana suasana perkuliahan di Prodi S2 Ilmu Kimia UGM, bagaimana karakter dosen dan sebagainya. Nanti silahkan rasakan sendiri :-D. Di Prodi S2 Ilmu Kimia UGM, terdiri dari 5 minat studi yang bisa diambil nantinya yaitu Kimia Organik, Kimia Anorganik, Kimia Analitik, Kimia Fisik dan Kimia Lingkungan. Kapan kita bisa memilih minat-minat ini? Sejak kita mengisi KRS pertama kali. Oleh karena itu, sebelum mendaftar atau minimal sebelum pengisian KRS kita sudah menentukan minat mana nanti yang akan kita ambil. Setiap minat memiliki mata kuliah yang berbeda dengan minat yang lain. Mata kuliah apa saja yang diambil akan dijelaskan di buku panduan akademik. Selain 5 minat ini, ada bidang lain yaitu Kimia Komputasi. Sebenarnya bidang ini termasuk minat Kimia Fisik tetapi minat lain juga bisa mengambil bidang ini ketika penelitian nantinya. Contoh: minat Kimia Organik bisa penelitian di Kimia Komputasi dengan tema desain senyawa obat baru (QSAR), minat Kimia Anorganik dengan teman studi hydrogen storage dan lain sebagainya. Saya sendiri mengambil Kimia Fisik dan juga penelitian di Kimia Komputasi.



Demikian sedikit penjelasan tentang cara mendaftar studi di S2 Ilmu Kimia UGM. Jika ada pertanyaan bisa menuliskan di kolom komentar. Kejarlah terus mimpi-mimpimu kawan. Semoga bermanfaat...

You Might Also Like

1 komentar

  1. Ass mbak. Sy mau tny skrg sdh semster brp n masuk s2 nya kpn? Sy insyaallah bln ini ikut tes d ugm dg jurusan yg sm ilmu kimia jg. Mohon doany y mbak. N mnt saran n tips & trikny utk persiapan ujian soalny thn ini tipe tes tlsny multiple choice yg biasany dlu essay. Terima kasih :)

    BalasHapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images